BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Jumat , 15 Desember 2017

Hanya Karena Berhijab, Muslimah Jerman Kerap Didiskriminasi

AntiLiberalNews – Di Jerman, Muslimah yang memakai hijab kerap mengalami berbagai bentuk diskriminasi. Namun, kendati demikian, seringkali mereka tidak mengajukan keluhan, menurut Kepala Badan Anti-Diskriminasi Federal (ADS).

Dalam sebuah wawancara dengan Anadolu Agency sebagaimana dilansir Arrahmah pada Kamis (4/5), Christine Lueders mengatakan bahwa perempuan berkerudung sering menghadapi diskriminasi di pasar tenaga kerja, di klub kebugaran atau saat menyewa apartemen.

“Banyak orang tidak tahu bahwa di Jerman dilarang untuk menerapkan larangan kerudung,” kata Christine, menambahkan bahwa studio kebugaran atau siapapun yang bekerja di sana tidak dapat menerapkan larangan semacam itu bagi individu yang mengenakan simbol agama.

Menurut dia, ADS telah menerima lebih dari 21.000 keluhan diskriminasi sejak 2016, namun hanya 300 di antaranya yang diajukan oleh Muslimah berhijab.

“Tapi statistik ini tidak banyak bicara tentang angka sebenarnya,” ujarnya.

“Secara umum, ketika kita berbicara tentang diskriminasi, selalu ada sejumlah kasus yang tidak dilaporkan. Karena banyak orang menghadapi diskriminasi tidak tahu di mana mereka bisa mendapatkan dukungan,” tambahnya.

Di Jerman, di mana hampir 4,7 juta Muslim tinggal, sebenarnya kebebasan beragama dilindungi oleh Konstitusi Jerman.

Namun, para Muslimah telah menghadapi tingkat diskriminasi yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir di tengah meningkatnya sentimen anti-Muslim, yang dipicu oleh propaganda dari partai-partai radikalis sayap kanan dan populis yang telah mengeksploitasi krisis pengungsi.

Red : Wijati