BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Senin , 20 November 2017

Disiram Air, Kisah Relawan White Helmet Indonesia Disambut Secara Adat di Suriah

Oleh : Ihsanul Faruqi

AntiLiberalNews – Dengan dibentuknya WHI mulai ane rasakan bahwa para personel mulai pada baik mainnya. Gak macam di MMS dulu. Pergantian boss rupanya punya pengaruh besar terhadap kinerja. Juragan madu Fathi Nasrullah dilengserkan dan di ganti bib Malikul Amin Teuboh. Secara kasarnya, emir itu akademiknya kocar-kacir kalo bib Malik kan lebih genah, sempet jadi dosen lagi. Padahal sebenernya ya sama saja, baik emir atau bib Malik termasuk gerombolan si berat.

Sebagai bandingan, kita tim lama kalau mau masuk suriah macam garong. Sembunyi sembunyi dan nerobos perbatasan tanpa ijin. Ane saja pontang panting hampir mati waktu pulang, karena dibedil ama jandarma-tentara perbatasan turki. Kalo dibayangin gak banget, mending mati di bom sama gerombolan kafir syiah. Selain insyaAllah syahid, kesannya juga heroik banget. Yang agak tidak masuk di akal, bagaimana ya cara emir melarikan diri mendaki bukit curam dengan badannya yang segede kontainer kopra? Ada sumber mengatakan kalo emir sempat pipis di celana waktu nerobos perbatasan. Semoga berota ini gak bener.

Yang sekarang beda sob, udah berkelas abis. Tim kita nyamperi Turki, ke IHH, magang di sono sebulan terus bikin MoU. Selepas itu kita kirim tim lagi buat ikut konferensi tinggi seluruh dunia membicarakan tentang konflik Suriah dan bagaimana solusinya. Termasuk ketemuan sama pimpinan white helmets Suriah Raed Saleh.

Gak cukup begitu kita kirim lagi tim, gak tanggung langsung bossnya kita terjunin ke sono, bukan cuma turki tapi juga langsung bablas ke Suriah. Sampai di Turki tim kita di sambut sama mufti dan wakil wali kota Kilis di wilayah perbatasan. Lobi tingkat tinggi kita mulai. Nyari tanah seluas paling tidak 2 hektar untuk kita bangun camp pengungsi di sana. InsyaAllah akan menjadi kemah pertama yang di kontrol penuh oleh NGO Indonesia.

Gayung bersambut, rencana kita diapresiasi baik. Saking baiknya bib Malik di sambut adat kehormatan sama wakil kota dengan disiram air kakinya. Sekalian aja minta buat nginjak telor bib. Terus nikah sama perempuan Turki hehehe. Terus dijamu buka puasa di perkebunan pribadi beliau. Dan bi idznillah, besok kalau tim masuk ke Suriah bisa lewat jalur resmi, gak perlu kayak garong lagi.

Nakal itu masih ada, berusaha jadi baik harus.

Kisah perjalanan kami belum habis. Karena masih banyak saudara kita yang perlu dibantu. Maka kami akan terus mencoba gerak sampai Allah menakdirkan kami tak bisa lagi bergerak.

Silahkan copy dan share kepada yang lain. Mudah-mudahan semakin banyak saudara-saudara kita yang peduli. Tidak harus melalui kami, karena banyak lembaga kebaikan lain yang mungkin lebih menentramkan hati. Jika melalui kami bisa melalui rekening berikut.

* Donasi kemanusiaan untuk saudara-saudari kita di Indonesia, Suriah, Rohingya, Pattani, Turki dan Jordan
# MANDIRI Syariah 7108142787
# BNI Syariah 0507663939 (kode transf 009)
# BRI 040701000303569
# MUAMALAT 101010 7272
Atas nama Yayasan GOLDEN FUTURE

* Donasi operasional
(Membiayai aktifitas dan kerja tim dalam menjalankan kemanusiaan)
# MANDIRI 1710 0015 0674 3
# BCA 2980 5299 35
# BRI 1261 0100 1798 500
Atas nama IHSANUL FARUQI

Berniat titip barang untuk mereka yang membutuhkan ?
Silakan dikirim kesini :

RUMAH KAYU Ibu Adjeng
JL. MADURA NO 1A BANDUNG 40115

* Jangan lupa konfirmasi ke call center. InsyaAllah whatsapp antum akan kami kirimi berita-berita terkait kemanusiaan dan dunia Islam

XL : 087835555560
Telkomsel : 081215555560
(Nama – Alamat – Pekerjaan)

Follow Kami di:
➡ Instagram: @goldenfuture.f
➡ Facebook: Golden Future Foundation
➡ Twitter: @Golden_Future_F

JazakumUllah khairal jaza
Allah Yubaarik fiikum.

 

Red : Maulana Mustofa