BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Senin , 20 November 2017

Pemerintah Malaysia Pastikan Dakwah Dr. Zakir Naik Bebas dari “Terorisme”

AntiLiberalNews – Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi, menyatakan bahwa dakwah yang disampaikan Ulama internasional Dr. Zakir Naik bebas dari pemikiran “terorisme”.

Zahid Hamidi yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Malaysia menyebutkan bahwa kesimpulan itu diambil setelah Kemendagri Malaysia melakukan investigasi dengan memutar ulang dan menstrankrip seluruh pidato Dr. Zakir, baik di dalam maupun luar Malaysia.

“Kami telah memeriksa semua pidatonya (Dr. Zakir, -red) dan tidak satupun dari kami yang menemukan adanya pemikiran ‘terorisme’,” ungkap Zahid saat debat Anggaran 2018 di Dewan Rakyat, Kuala Lumpur seperti dikutip Kiblat dari The Sun Daily pada Rabu (8/11).

Zahid menambahkan bahwa tuduhan di mana Dr. Zakir diklaim telah “menyebar ujaran kebencian” sudah keluar dari konteks. Ia menegaskan bahwa isu-isu semacam itu sengaja dihembuskan oleh beberapa tokoh dari luar negeri.

“Interpretasi (untuk mempromosikan ‘terorisme’) dilakukan oleh beberapa tokoh di luar negeri. Insiden di Dhaka adalah persepsi negara tersebut,” sambungnya.

Selain itu, Zahid kembali membenarkan bahwa Malaysia telah memberikan status penduduk tetap kepada sang da’i internasional itu sejak 5 tahun yang lalu. Namun, ia tegas membantah pemberitaan media asing bahwa Dr. Zakir telah memperoleh kewarganegaraan Malaysia.

Sejak pekan lalu, isu seputar Dr. Zakir kembali hangat. Hal itu terjadi setelah rezim Hindu radikal India melakukan pengadilan atas dakwaan dari Badang Investigasi Nasional India (NIA) terhadap beliau. Isu itu semakin ramai diperbincangkan setelah India menyatakan akan meminta Malaysia untuk mengekstradisi Dr. Zakir.

Menanggapi itu, Zahid menyatakan bahwa hingga saat ini, tidak pernah ada permintaan apapun secara resmi yang disampaikan India kepada Malaysia, termasuk ekstradisi dai berusia 52 tahun tersebut. Zahid juga menjamin bahwa Dr. Zakir akan tetap aman di Malaysia selama dia mentaati aturan yang berlaku di Negeri Jiran itu.

“Saya telah bertemu dengan Perdana Menteri India Nerendra Modi dan isu seputar Zakir Naik termasuk dalam pembahasan. Namun, tak ada permintaan yang disampaikan untuk mengkestradisi Zakir Naik,” ungkapnya.

Red : Wijati