BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Jumat , 15 Desember 2017

Ahli Psikiater : Donald Trump Seorang Psikopat

AntiLiberalNews – Donald Trump disebut menderita psikopati dan memiliki kondisi mental yang dapat menimbulkan bahaya besar untuk saat ini. Demikian menurut seorang ahli psikiater.

“Presiden AS memiliki psikosis (ganguan mental, -red) dan (dia merupakan) orang ‘yang sangat sakit’,” kata Dr. Lance Dodes, mantan asisten profesor psikiatri klinis di Harvard Medical School, seperti dikutip Kiblat dari Independent pada Kamis (30/11).

Pernyataan pria yang saat ini bekerja untuk Boston Psychoanalytic Society and Institute itu keluar setelah Trump membuat publik marah karena membagikan video seorang politikus ekstremis sayap kanan Inggris yang anti-Islam.

Kepada saluran MSNBC, Dr. Dodes mengatakan bahwa ini adalah contoh lain mengapa Trump dekat dengan psikosis ketika dia stres.

“Penjelasan sederhana untuk hal itu yakni: orang yang tidak mau mendengarkan, dia tidak sanggup mengendalikan dirinya sendiri. Inilah yang kita maksud bahwa seseorang dapat menjadi psikotik atau psikotik sejenak,” jelasnya.

“Semua gagasan delusinya muncul saat dia stres dalam beberapa hal, dan kemudian dia kehilangan jejak kenyataan karena tidak sesuai dengan kebutuhannya untuk dicoba,” imbuhnya.

Dr. Dodes mengatakan bahwa sangat berbahaya jika kekuasaan harus dipegang oleh seseorang yang tampaknya sangat tidak peduli dengan kesejahteraan orang lain dan bersedia melakukan apapun untuk mempromosikan dirinya sendiri.

Dia menambahkan bahwa Trump sangat berbahaya bagi masyarakat, jika dilihat dari sudut pandang menciptakan perang nuklir serta dari sudut pandang melakukan apapun yang dia bisa untuk menghancurkan demokrasi serta menyerang kelompok-kelompok etnis seperti yang telah dilakukannya.

“Ini orang yang sangat sakit. Dia benar-benar sangat sakit,” tegas Dr. Dodes.

“Trump itu jahat karena sosiopati dan psikopatnya, tapi dengan lapisan luar biasa ia terlihat sangat bagus,” tambahnya.

Apa-apa yang Trump mungkin lakukan, kata Dr. Dodes, sekarang akan mengejutkan untuknya, termasuk menghancurkan Konstitusi Amerika Serikat, menembak Mahkamah Agung atau memulai perang nuklir Korea Utara. Tindakan-tindakan itu akan sejalan dengan perilaku sebelumnya.

“Kongres AS dan sekutu Trump mengakui bahwa sang Presiden adalah orang yang sangat tidak mampu, tidak teratur, dan sakit,” pungkasnya.

Red : Wijati