BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Jumat , 15 Desember 2017

Membantah Klaim “Tuhan Tak Perlu Dibela”

Oleh : Kang Prast

AntiLiberalNews – Di ILC TV One semalam, Mbah Tejo (Sujiwo Tejo) menyebut, lebih kurangnya begini; “Tuhan itu tak perlu dibela, Gusti Alloh tidak perlu pembelaan… & bla bla bla….”

Ungkapan ini senada dengan pernyataan alm. Gus Dur dalam bukunya; ‘TUHAN tidak perlu dibela’.

Baiklah, siapapun yang bicara dengan redaksi demikian itu sebenarnya sah sah saja, dan sepintas memang susunan kalimat tersebut redaksinya benar alias tidak ada yang salah.

Ya, memang sebenarnya benar bahwa Tuhan, Alloh tidak butuh pembelaan kita, wong Alloh itu hakikatnya juga gak butuh ibadah kita kok…

Artinya, seandainya seluruh penduduk bumi (jin & manusia) sejak zaman awal dulu hingga akhir zaman nanti tak ada satupun yang mau beribadah kepada Alloh, niscaya itu semua tidak akan mengurangi sedikitpun kemuliaan-Nya. Karena Alloh Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Sempurna dan Maha Kuasa dengan segala ke-Maha-an yang dimiliki-Nya.

Namun, ungkapan “Alloh tidak butuh dibela-bela” ini berpotensi menjadi problem serius bila dipropagandakan untuk menyerang para pengemban Dakwah dan Islam. Sebagaimana serangan beracun dari kaum liberal selama ini (silahkan cek di Google, bagaimana manuver liberalis selama ini dalam menyerang Islam terkait buku alm. Gus Dur ‘TUHAN tidak perlu dibela’).

Oleh sebab itu, melalui ini saya hanya ingin klarifikasi dan tegaskan, semoga ini bisa mewakili rekan-rekan aktivis Dakwah Syariah ya… bahwa kami selama ini tidak sedang membela Alloh, tidak. Tetapi kami selama ini hanya sedang menunaikan kewajiban kami atas firman Alloh Yang Maha Mulia, di antaranya;

وَلَيَنْصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

Artinya : “Sesungguhnya Alloh pasti menolong orang yang menolong (Agama)-Nya. Sesungguhnya Alloh benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al Hajj : 40)

وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Artinya : “Dan supaya Alloh mengetahui siapa yang menolong (Agama)Nya dan Rasul-Rasul-Nya. Padahal Alloh tidak dilihatnya. Sesungguhnya Alloh Maha kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al Hadid : 25)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

Artinya : “Hai orang-orang Mukmin, jika kamu menolong (Agama) Alloh, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad : 7)

Jadi jelas ya, kami selama ini tidak sedang membela Alloh. Tetapi kami sedang dan in syaa Alloh akan terus membela Agama Alloh. Saya ulangi; MEMBELA AGAMA ALLOH.

Semoga paham

(KangPrast)
Wonogiri, 06/12/2017

Red : Wijati