BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Selasa , 16 Januari 2018

Halal Corner : Dakwah Halal Dizholimi

AntiLiberalNews – Petisi yang beredar di dunia maya pada Senin (11/12) memuat permintaan dari Farmasi ITB 2002 untuk memberi sanksi kepada beberapa personal dan komunitas yang secara subyektif dianggap sebagai “anti-vaksin”. Petisi ini muncul setelah adanya perseteruan di Facebook antara dua alumni ITB yang berbeda pendapat mengenai vaksin.

Salah satu dari nama yang dicantumkan adalah Aisha Maharani, Founder sekaligus CEO Halal Corner. Dia menilai bahwa ini adalah hal yang mengejutkan, karena pihaknya sedang disibukkan dengan kegiatan bersama BPJPH dan pembinaan UKM di Indonesia, dan tidak membahas vaksin secara pribadi atau kelembagaan.

Aisha juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap aksi semacam ini.

“Ini adalah kezholiman terhadap dakwah halal, jika menyampaikan informasi tentang status halal vaksinasi berdasarkan daftar produk halal MUI dianggap sebagai kegiatan ‘anti vaksin’,” ujarnya sebagaimana dikutip situs resmi Halal Corner pada Kamis (14/12).

Saat ini, jelas Aisha, Halal Corner memiliki komunitas, media news dan konsultasi yang bergerak di bidang industri halal dengan anggota yang heterogen, terdiri dari kumpulan masyarakat yang menggunakan vaksin dan tidak menggunakan vaksin bagi ketahanan tubuh serta keluarganya.

“Dalam kegiatannya, kami fokus pada seluruh aspek yang terkait dengan dakwah dan industri halal, tidak terkait dengan personal maupun grup antivaksin yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Halal Corner adalah lembaga yang telah berbadan hukum dan telah terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan nomer AHU-0013615.AH.01.12. Mereka bertindak dan bekerja sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh Undang Undang yang berlaku di Indonesia.

Red : Wijati